Minggu, Januari 16, 2011

Darwin Terkalahkan??

Siapa yang tak tahu Darwin, salah satu pengungkap teori tentang evolusi. Teori evolusi ini sangat terkenal, hingga puluhan tahun tidak ada yang berani dengan tegas menentang teori ini. Teori Evolusi Darwin menyatakan bahwa semua makhluk hidup di muka bumi ini memiliki satu nenek moyang yg sama. Menurut teori ini semua makhluk hidup mengalami evolusi (perubahan sedikit demi sedikit dalam waktu yg sangat lama) untuk dapat bertahan dari seleksi alam. Kita dapat melihat pada teori tersebut, bahwa Darwin sama sekali tidak mengungkapkan bahwa manusia berasal dari hewan bernama monyet, tetapi mengapa banyak manusia yang menyimpulkan demikian?? Entahlah!

Namun akhir-akhir ini telah ramai diperbincangkan bahwa teori Darwin tersebut telah diruntuhkan oleh Harun Yahya. Harun Yahya telah mengungkapkan kata-kata rasional yang dapat sangat diterima oleh akal manusia saat ini di bukunya yang berjudul Keruntuhan Teori Evolusi. Harun Yahya mengungkapkan bahwa, “Bagaimana dapat seseorang menyimpulkan seluruh bentuk tubuh suatu makhluk padahal ia hanya menemukan fosil tengkoraknya saja??”

Evolusi memang sangat menarik untuk diperbincangkan dan diperdebatkan karena masih banyak orang yang percaya terhadap teori tersebut dan banyak juga orang yang memusuhi teori tersebut. Padahal seharusnya hal seperti itu tidak perlu diperdebatkan, karena Darwin hanya mengungkapkan sebuah teori. Arti kata ‘Teori’ adalah perkiraan atau gagasan berdasarkan fakta yang sedang berlangsung.

Beberapa hari yang lalu saya sempat terkaget saat melihat berita berjudul “Mammoth mungkin dilahirkan kembali empat tahun mendatang” (National Geographic Indonesia-14 januari 2011), tetapi hal itu mungkin saja terjadi berdasarkan keterangan yang disebutkan dalam berita tersebut. Apa pendapatmu??

follow me @qhimahatthoyyib

Semakin Sabar, Semakin Handal

Saat ini aku sedang berada di atas mobil, mobil mewah-BMW-terbaru, bersama keluargaku. Mobil itu di sopir oleh pamanku, sebut saja namanya Anam (nama samaran). Pamanku itu (maaf saja) sedikit pemarah, jika ada seseorang salah sedikit saja beliau langsung marah-marah. Seperti hari ini misalnya, saat di atas mobil, jalanan sangat ramai lebih ramai dari biasanya, macet tidak karu-karuan, perjalananku yang seharusnya dapat di tempuh 2 jam saja dengan mobil, kali ini butuh waktu 5 jam. Hari ini sangat panas ditambah lagi kemacetan yang amat sangat dan tiba-tiba saja segerombolan motor menyerobot antrian panjang yang susah-susah kami ikuti, aku sih santai saja meski sedikit kesal dengan pengendara motor itu tapi pamanku yang emosi-an semakin emosi saja merasakannya, aku sangat kesal karena aku berkali-kali mendengar umpatan tidak penting dan tidak dewasa dari mulut pamanku itu. Padahal apakah kau tahu, mengapa saat kita tumbuh besar, tantangan kita juga semakin besar?? Hal itu dikarenakan saat kita tumbuh besar, maka seharusnya kita bisa berpikir lebih dewasa, sabar dalam menghadapi segala hal, dan semakin handal menanganinya, begitu pula seharusnya saat kita memiliki kendaraan. Tantangan seseorang yang mengendarai mobil tidak sama dan lebih berat dari pengendara motor, begitu juga pengendara motor tantangannya lebih berat daripada pengendara sepeda dan pejalan kaki. Maka saat kita mengendarai kendaraan yang semakin besar ukurannya, maka seharusnya kita dapat lebih sabar dan handal menangani masalah. Hal yang saya ceritakan tersebut mungkin tidak hanya terjadi dalam keluarga saya terutama paman saya, tetapi mungkin juga telah terjadi pada keluarga-keluarga lain di dunia terutama Indonesia kita tercinta. Maka seharusnya kita dapat lebih bersabar dengan keadaan yang ada dan mencoba tidak mengumpat atau mengutuk dan menggerutu.

follow me @qhimahatthoyyib