Senin, November 05, 2012

Baru Ku Sadar, Kehilangan adalah Segalanya


Assalamu’alaikum sahabat senja, sudah lama tak berjumpa ya. Sekali berjumpa aku hanya bisa membawa berita duka. Ingat tulisanku yang berjudul Perpisahan = Pelajaran dari NaCl? Atau pernah membacanya? Atau malah belum pernah tau? Sebuah tulisan yang aku tulis bulan Maret lalu. 
Sahabat, baru kali ini aku benar-benar merasakan pelajaran tersebut. Hari ahad yang lalu, 04 nopember 2012 pukul 20.00 telah dikabarkan bahwa seseorang bernama Novilia Lutfiatul (19) mahasiswi FK UNDIP 2011 mengalami kecelakaan bus dan tak terselamatkan nyawanya. Tercengang! Aku tertegun membaca berita itu. Seorang saudara, seorang sahabat, yang sudah lama ini aku rindu tiba-tiba tiada.
Kali ini baru ku sadar..
Perpisahan dan kehilangan adalah segalanya.. seorang sahabat yang aku rindukan. Tahun lalu, tahun pertama aku meninggalkan SMA tercintaku, tiba-tiba aku rindu. Selalu kuingat, Desember tanggal 10 tahun 2011 lalu, akhirnya aku pergi ke Tangerang juga. Bertemu teman-temanku, bertemu sahabatku, bertemu guru-guruku, bertemu kakak dan adek kelasku itulah hal sebenarnya yang kuinginkan saat tiba disana nanti. Namun sayang, satu orang yang tak kutemukan dari sederetan daftar sahabatku adalah alm.Novilia tercinta.
Kali ini aku rindu, mengapa tahun lalu kita tak dipertemukan oleh Allah? Dan sekarang, tahun ini, harapan itu pupus.. beliau telah tiada, hanya doa yang bisa kupanjat untuknya.
“Teruntuk Sahabatku.
Novi sayaaaang, aku merindukanmu, aku menantikan waktu untuk bisa bertemu denganmu. Tapi apa daya Allah tak juga mempertemukan kita di dunia setelah kita lulus dari MAN kita tercinta. Sahabatku, hanya doa yang bisa kupanjatkan untukmu. Semoga semua amal yang kau lakukan di dunia diterima oleh-Nya, oleh Tuhan yang Kuasa atas segala, oleh Tuhan yang dapat menetapkan segalanya semaunya, oleh Tuhan yang berhak mengambil kapan saja (kita) ciptaannya, oleh Tuhan yang mampu mengubah segala sekehendak-Nya. Oleh Tuhan, yang menciptakan, membangunkan dan menidurkan kembali kita selamanya..”
Kali ini baru ku sadar..
         Perpisahan dan kehilangan adalah segalanya, tak lagi bisa menyapanya, tak lagi bisa mengucap selamat untuknya, tak lagi bisa berbagi segalanya, tak lagi bisa melakukan semuanya untuknya.
Kali ini baru ku sadar..
         Berbuat baik terhadap apapun yang kita miliki sangat penting artinya, jagalah dengan baik sahabat yang kita miliki sepenuhnya, mempertahankannya sepenuh hati, menjaganya seperti dialah satu-satunya yang kita miliki.
Kali ini baru ku sadar..
            Aku merindukanmu, aku mencintaimu.. Sahabatku
                Surabaya, 5 Nopember 2012
12.08

follow me @qhimahatthoyyib

Jumat, November 02, 2012

Tak Kembali


Dingin di sudut sini
Angin berlalu berhembus berkali-kali
Menunggu
    Menanti dirimu yang tak lekas kembali
Membeku
    Merasuk hingga sisi terdalam hati
Merindu
    Membalut lembut semua bagian diri

Kau yang tiada terganti, lagi
Kutunggu, meski tak lagi kau kembali
    Meski tak pernah lagi kau kemari
Kunanti, meski tak mungkin kau menanti
    Meski tak mungkin mengingatku lagi
Kurindu, meski tak kutahu kau merindu
    Meski tak terbayang olehmu diriku

Sepi..
    Gunung tak berarti bila tak ada pohon menjulang tinggi
    Pantai tak berarti bila tak ada ombak menghiasi
    Sungai tak berarti bila tak ada air mengaliri
    Hidupku tak berarti bila kau tak disisiku—SINI—
Serambi Cinta FMIPA, 18-10-12
follow me @qhimahatthoyyib