Minggu, Maret 13, 2011

Kata Lain Dari Tasawwuf

Saat diri ini sendiri, saat diri ini sedih kemanakah diri harus pergi? Apakah bisa menghindari hari ataukah mungkin menjauhkan hati dari masalah-masalah pribadi??

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering sekali saya dengar dari teman-teman dan juga pengamatan saya sendiri secara diam-diam.

Sebenarnya tidak susah untuk mengatasi masalah-masalah seperti yang saya ungkap di atas. cara terbaik untuk memecahkan masalah di atas yaitu akan aya ungkapkan dalam poin-poin berikut :

1. Langkah pertama yaitu kenali Tuhan anda

Saat ini (dan semoga saja sampai seumur hidup) saya percaya bahwa Allah SWT itu ada tapi kepercayaan itu tidak boleh hanya sekedar mempercayainya. Jika hanya seperti itu maka tingkat kepercayaan kita terhadap Allah baru sampai tingkat pertama saja yaitu 'Ilmul Yaqin padahal tingkatan kepercayaan ada tiga yaitu 'Ainul Yaqin dan yang tertinggi adalah Haqqul Yaqin.

Jadi untuk dapat mencapai tingkatan teratas kita harus benar-benar mencari Allah dan berusaha mendekatkan diri pada Allah agar kita dapat lebih mengenal Allah agar Allah juga lebih dekat kepada kita.

2. Langkah kedua anda harus percaya bahwa Tuhan tak pernah mendzolimi hamba-Nya

Dengan mempercayai pernyataan pada poin nomor dua di atas, insyaallah anda tidak akan pernah merasa kekurangan suatu apapun dalam hidup karena anda telah memiliki segala-galanya dalam hidup yaitu Tuhan Allah SWT.

Karena dalam keadaan sendirian, kita akan selalu merasa ditemani oleh Allah dan pada saat kita punya banyak masalah kita hanya akan mengadu pada Allah dan menyerahkan segalanya pada Allah setelah berjuang dan berusaha menyelesaikannya.

Jadi anda tak perlu khawatir dalam menjalani hidup, tidak susah dan tidak berat memikirkannya dalam kepala atau dalam hati.

Bagaimana apakah pertanyaan tersebut telah terjawab dengan baik? semoga saja sudah. Langkah-langkah di atas adaklah termasuk dalam langkah-langkah manajemen hati yang bertujuan untuk mengikhlaskan diri dan hidup hanya untuk Allah. Dalam sebuah ilmu agama hal seperti itu sering diistilahkan sebagai Ilmu Tasawwuf.

follow me @qhimahatthoyyib
#Kemesraan_Sastra


Tidak ada komentar:

Posting Komentar