Minggu, Oktober 16, 2011

Dibalik Hati Wanita

Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulang tahunku
Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar dan ia melontarkan kata-kata menyakitkan
Aku tahu ia menyesali perbuatannya karena hari ini ia mengirim aku bunga
Aku mendapat bunga lagi hari ini
Ini bukan hari ulang tahun perkawinan kami
Semalam a menghempaskan aku ke dinding dan mulai mencekikku
Aku bangun dengan memar dan rasa sakit sekujur tubuhku
Aku tahu ia menyesali (perbuatannya) karena ia mengirim bunga padaku hari ini
Aku kembali mendapat bunga hari ini
Bukanlah hari ibu atau hari istimewa lain
Semalam ia memukul aku lagi
Lebih keras dibanding waktu-waktu yang lalu
Aku takut padanya tapi aku takut meninggalkanya
Aku tidak punya uang
Lalu bagaimana aku bisa menghidupi anak-anakku?
Namun, aku tahu ia menyesali (perbuatannya) semalam
Karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga
Ada bunga untukku hari ini
Hari ini adalah hari istimewa!
Inilah hari pemakamanku
Ia menganiayaku sampai mati tadi malam
Kalau saja aku punya cukup keberanian dan kekuatan untuk meninggalkannya
Aku tidak akan mendapat bunga lagi hari ini
Kadang wanita terlalu lemah dan menerima saja untuk disakiti oleh pria yang dicintainya
"Aku adalah tiap rintik hujan yang membasahi bumi, kecil, sedikit, tapi berarti"

"Kata-kata kasar dapat membuat aku pergi (selamanya)"

"Air mata darah pun tidak bisa membawa aku kembali"

follow me @qhimahatthoyyib
#Kemesraan_Sastra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar