Kamis, Juli 02, 2015

(Day 16) JIN PUN TAKJUB TERHADAP AL-QUR’AN


Assalamu’alaikum, sahabat tahu kan bahwa hingga saat ini Al-Qur’an tetap dijaga oleh pemiliknya? Bahwa Al-Qur’an dikagumi oleh banyak orang akibat keindahan dan keagungan bahasanya. Bahwa banyak sekali para ilmuwan yang menjadi muslim akibat mengetahui kebenarannya. Bahwa banyak penyair yang terpana akan susunan kata dan maknanya. Bahwa banyak sekali orang yang takjub pada isi dan berita yang disampaikannya. Yap, Al-Qur’an telah membuat takjub banyak orang. Bahkan orang-orang yang takjub tapi gengsi untuk mengimaninya juga tidak kalah banyaknya. Termasuk orang yang manakah kita? Nah, yang lebih menakjubkan lagi ternyata segolongan jin juga takjub terhadap Al-Qur’an.
Di dalam surat Al-Jinn ayat 1 disebutkan bahwa “1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan.”
Sebab turunnya ayat ini dijelaskan di dalam Kitab Asbabun Nuzul yang ditulis oleh K.H.Q. Shaleh dan H.A.A Dahlan, dkk (yang diriwayatkan oleh Bukhari, Turmudzi, dan bersumber dari Ibnu ‘Abbas) bahwa ketika Rosulullah SAW. Bersama rombongan menuju pasar ‘Ukazh, sesampainya di Tuhamah beliau dan rombongan berhenti untuk sholat fajar (shubuh). Hal ini menyebabkan berita-berita di langit yang biasa dicuri setan-setan terhalang. Bahkan setan-setan itu mendapat lemparan bintang-bintang sehingga terpaksa pulang kepada kaumnya. Setibanya di tempat kaumnya, setan-setan itu ditanya: “Apa yang terjadi hingga kalian kembali?” mereka menjawab: “Kami terhalang untuk mendapat berita langit, bahkan kami dikejar bintang-bintang.” Kaumnya berkata: “tak mungkin terhalang antara kita dan berita langit. Tentu ada penyebabnya. Menyebarlah kalian ke timur dan ke barat dan carilah sebab penghalangnya.” Mereka pun menyebar sehingga sampailah sebagian mereka ke Tuhamah, tempat Rosulullah berhenti untuk menunaikan sholat shubuh. Mereka mendengar bacaan Rosul serta memperhatikannya, kemudian berkata: “Demi Allah, inilah yang menghalangi kita dengan berita dari langit.” Mereka pun pulang ke kaumnya dan menyampaikan kejadian itu. Mereka mengagumi Al-Qur’an yang membawa mereka ke jalan petunjuk Allah, sehingga mereka pun beriman.
Sahabat, sungguh apabila segolongan jin tersebut beriman (hanya) setelah mendengar Al-Qur’an, mengapa kita manusia yang telah diberi akal dan pikiran serta wujud yang sempurna (menurut-Nya) mengabaikan begitu saja  contoh-contoh yang diberikan oleh Rosulullah atau tanda-tanda keagungan-Nya yang telah diperlihatkan kepada kita? Semoga kisah tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Teruslah mempelajari Al-Qur’an karena ia adalah petunjuk hidup kita. Wassalamu’alaikum

follow me @qhimahatthoyyib
#Kemesraan_Sastra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar