Rabu, Agustus 03, 2011

Mari Membaca!

Wahai para muslim dan muslimah, saat seseorang bertanya ‘apa ayat pertama yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Besar Junjungan dan Teladan kita Muhammad SAW?’ tentu saja kita langsung menjawab dengan tepat—meski itu adalah satu dari kemungkinan-kemungkinan yang diungkapkan oleh para ulama’—karena sejak SD sampai SMA, guru-guru agama islam (Bagi yang di sekolahnya ada pelajaran agama islam) selalu memberitahu dan mengulangi tentang pelajaran itu. Ya benar! Jawabannya adalah surat Al-‘alaq ayat satu sampai lima yang artinya “ 1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Hmm, mari kita renungkan bersama..
Ayat pertama berbunyi Iqra’ yang artinya bacalah bukan? Itu artinya sejak pertama kali menerima wahyu ini, Nabi Besar Junjungan dan Teladan kita Muhammad SAW yang ummi (baca: tidak bisa baca tulis) diperintahkan oleh Allah untuk membaca. Pertama, membaca apa yang diwahyukan oleh Allah. Kedua, membaca isyarat-isyarat Allah melalui para malaikat. Jadi kita sebagai makhluk-makhluk yang mengaku muslim dan muslimah yang menghormati dan menjadikan Rasul Muhammad sebagai teladan serta mengaku mencintai Allah Tuhan semesta alam sangat diharuskan untuk membaca. Bukankah sudah banyak buktinya makhluk-makhluk Allah yang berhasil hanya dengan belajar otodidak (Baca : Belajar sendiri, dengan banyak membaca atau berguru pada teman dan meminjam bukunya) tanpa mengenyam pendidikan di sekolah formal??
Ayat keempat yang artinya seperti tertulis diatas yang mempunyai maksud ‘Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis dan baca’. Maka sudah sangat jelas bahwa sebuah ilmu yang berasal dari Allah tidak bisa didapatkan begitu saja dengan mudahnya, maksudnya seorang manusia harus menulis—namun, jangan lupa membaca ulang!—dan membaca saat ilmu-ilmu Allah tersebut (jangan salah! Ilmu Allah bukan hanya ilmu tentang agama saja. Jika kalian menanyakan buktinya, maka apakah para muslim dan muslimah sekalian tidak pernah membaca Kalamullah Al-qur’an yang mulia? ^_^) baru saja diterima oleh para muslim dan muslimah sekalian.
Setelah itu pada ayat kelima, Allah menerangkan kepada kita makhluk-makhluk muslim dan muslimah bahwa sesungguhnya kita semua sebelumnya tidak mengetahui apapun dan Allah Al-‘Alim (yang Maha Tahu)lah yang telah mengajarkan kepada kita ilmu-Nya yang sangat luas—sampai-sampai jika ilmu semua manusia yang tinggal di bumi milik Allah ini dikumpulkan, maka ilmu Allah masih lebih banyak daripada itu—dan makna lain dibalik ayat itu adalah saat seorang manusia memiliki segudang ilmupun pada dasarnya ia belum memiliki apapun karena masih banyak sekali ilmu-ilmu Allah yang belum dan bahkan tidak akan diberikan kepadanya—karena ia tidak mungkin kuat menerimanya—maka ia tidak boleh menyombongkan dirinya sendiri karena sesungguhnya ilmu yang ia miliki belum mencapai 1% dari ilmu-ilmu Allah SWT.
Jadi,, apa kesimpulan yang dapat diambil oleh para muslim dan muslimah sekalian dari tulisan saya ini?? Jawablah kemudian aplikasikanlah dalam kehidupan anda,, Sanggup? dan jawabannya harus ‘PASTI’ karena jika bukan kita para muslim dan muslimah yang mengaplikasikan pesan-pesan Allah siapa lagi??
Mari kita berjuang bersama,, Bismilllah,,

follow me @qhimahatthoyyib
#Kemesraan_Sastra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar