Rabu, Agustus 03, 2011

Sempurna itu,,

Untuk mengawali tulisan ini, saya akan bertanya kepada teman-teman sekalian. Apa yang kalian ketahui tentang SEMPURNA?? Ya,, sempurna adalah suatu keadaan dimana tidak ada cacat, tidak ada salah, dan tidak ada cela dan menurutku SEMPURNA ITU,, adalah ISLAM.
Islam,, sebenarnya bukan hanya sebuah agama dengan ibadah ritual begitu saja tetapi islam adalah sebuah aturan yang sempurna dalam mengatur segala hal dan juga merupakan sebuah ideologi yang sangat sempurna. Islam,, adalah satu-satunya agama yang benar dan sempurna di muka bumi ini. Perlu bukti?? Coba baca potongan surat Al-Ma’idah ayat 3 yang artinya “Pada hari ini telah Kusempur-nakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu."


Bagaimana, sudah percaya?? Dan anda harus percaya!
Pada paragraf di atas, saya menyebutkan bahwa islam adalah sebuah aturan yang sempurna dalam mengatur segala hal. Tidakkah anda bertanya-tanya ‘apa segala hal yang saya maksud?’. Begini saja,, dalam kehidupan di dunia ini, sebenarnya ada tiga urusan umum yang kita jalani. Pertama adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhannya, kedua adalah urusan pribadi seseorang dengan dirinya sendiri, ketiga adalah urusan seseorang dengan orang-orang disekitarnya atau dengan masyarakat serta lingkungannya dan semua urusan itu telah diatur dengan sangat baik dan sempurna oleh Allah dalam islam. 
Teman-teman sesama pecinta Allah dan Rasulullah—satu-satunya tauladan seluruh umat—Muhammad, pernahkah anda sekalian bertanya ‘Mengapa saya beragama islam?’ dan jawabannya adalah.. ‘karena orangtua saya islam, jadi ikut aja!’. Sungguh sangatlah beruntung bagi kita yang dilahirkan dari orangtua yang beragama islam tetapi jawaban yang sesungguhnya adalah ‘Bahwasannya kita telah berjanji pada Allah Tuhan semesta alam Al-‘Adhim (yang Maha Agung) dalam alam arwah sebelum kita dipindah ke bumi milik Allah ini’. Hmm tenang aja prend! Ada buktinya kok di Al-qur’an Kalamullah yang mulia,, surat al-A’raf ayat 172 yang artinya : "dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah aku ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), Kami menjadi saksi". (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"."
 
Nah! sebagai seorang muslim, inilah hal paling mendasar yang harus kita ketahui, bahwasannya hanya Allah Al-Qahhar(yang Maha Perkasa)-lah satu-satunya Tuhan manusia dan Islam-lah satu-satunya agama yang benar untuk kita. Dan kewajiban kita adalah menjalankan islam secara taklifi—sesuai dengan dalil—dan tidak hanya ikut-ikutan. Maka dari itu, tambah Tsaqofah—pemahaman tentang islam—anda dengan membaca terus blog ini..

follow me @qhimahatthoyyib
#Kemesraan_Sastra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar